Viral  

Cara Garuda Bayar Utang ke Kreditur yang Nilainya Hampir Rp 143 Triliun






Senin, 20 Juni 2022 14:00 WIB


Pekerja Garuda Maintenance Facility (GMF) melakukan pengecekan mesin di Pesawat Garuda Indonesia yang akan digunakan untuk armada haji 1443 H/2022 di Hanggar GMF Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis, 2 Juni 2022. Garuda Indonesia menyiapkan 7 pesawat berbadan lebar sebagai armada haji yang akan mengangkut 47.915 jamaah calon haji dari sembilan dembarkasi seluruh Indonesia seperti Jakarta, Solo, Medan, Padang, Banda Aceh, Makasar, Banjarmasin, Balik Papan, dan Lombok. ANTARA/Muhammad Iqbal

TEMPO.CO, Jakarta – PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. tercatat memiliki tunggakan atau utang terverifikasi kepada 501 kreditur dengan nilai hampir Rp 143 triliun. Utang tersebut tersebar di kreditur dengan karakteristik yang berbeda, seperti lessor, vendor perawatan pesawat, BUMN, produsen pesawat, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan perseroan telah menawarkan sejumlah mekanisme pembayaran utang yang tertuang dalam proposal perjanjian damai. Proposal itu disepakati mayoritas kreditur dalam pemungutan suara penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU).

Untuk kreditur himpunan bank negara atau Himbara, Irfan mengatakan perusahaan menawarkan perpanjangan masa pembayaran utang. “Untuk BUMN bank, utangnya diperpanjang 22 tahun,” ujar Irfan saat ditemui di kantornya, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, 16 Juni lalu.

Kemudian untuk kreditur dengan kelompok tagihan lebih dari Rp 255 juta, perusahaan akan menyelesaikan utangnya dengan penerbitan surat utang baru bernilai total US$ 825 juta atau setara dengan Rp 12,2 triliun. Nilai surat itu naik dari penawaran sebelumnya sebesar US$ 800 juta.

Perubahan nilai surat utang ini terjadi setelah Garuda melakukan negosiasi dengan para kreditur. Adapun surat utang akan diterbitkan dalam jangka waktu 30 hari pasca-homologasi atau pengesahan perjanjian damai oleh pengadilan.

Selain penerbitan surat utang, Garuda bakal right issue atau menambah modal dengan skema hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Perusahaan akan meningkatkan ekuitas senilai US$ 330 juta.

Sedangkan untuk kelompok kreditur dengan total utang di bawah Rp 255 juta, Garuda berencana membayarkan tunggakannya secara langsung. Musababnya, kelompok kreditur ini mayoritas adalah UMKM.

Dikutip dari situs resmi PKPU Garuda, emiten berkode saham GIAA itu memiliki tagihan yang diakui perusahaan senilai hampir Rp 143 triliun. Jumlah tersebut tersebar untuk kreditur lessor, non-lessor, maupun kreditur preferen.

Daftar piutang tetap kepada 123 lessor sesuai jumlah yang diakui perusahaan adalah Rp 104,37 triliun. Kemudian daftar piutang non-preferen kepada 23 kreditur berjumlah Rp 3,49 triliun. Sedangkan daftar piutang tetap untuk lebih dari 300 kreditur non-lessor berjumlah Rp 34,09 triliun. Angka ini sesuai dengan tagihan yang diakui oleh perusahaan.

Baca juga: Garuda Nego Utang Rp 143 Triliun, Dirut: Sangat Kompleks

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.



37 menit lalu


Terkini Bisnis: Rencana Garuda Usai Lolos dari PKPU, Harga Bitcoin Rebound

Berita terkini ekonomi dan bisnis hingga Senin siang, 20 Juni 2022 dimulai dari rencana bisnis Garuda Indonesia setelah lepas dari PKPU.



1 jam lalu


Garuda Lolos PKPU, Ini 3 Dukungan dari Angkasa Pura II

AP II akan menjamin ketersediaan slot time penerbangan bagi Garuda.



2 jam lalu


Sederet Rencana Garuda Setelah Dinyatakan Lolos PKPU

Garuda berencana menambah jumlah pesawatnya. Kini, pesawat Garuda tinggal 29 unit.



20 jam lalu


Terkini Bisnis: Nasib Piutang Kreditur Garuda, Viral Super Air Jet Batal Terbang

Berita tentang penumpang Super Air Jet yang diminta turun dari pesawat sampai nasib kreditur Garuda yang tak mendaftar PKPU banyak menyita perhatian.



21 jam lalu


Tidak Daftar PKPU Garuda, Bagaimana Nasib Piutang Boeing dan Kreditur Lain?

Kreditur yang tidak mendaftar voting PKPU Garuda bisa menyelesaikan piutangnya melalui pengadilan negeri atau arbitrase.



23 jam lalu


Erick Thohir: Petrokimia Gresik Bukan Waktunya Jago Kandang

Erick Thohir berujar, Petrokimia Gresik dapat mencari alternatif bahan baku pupuk yang tidak tersedia di dalam negeri untuk meningkatkan daya saing.



1 hari lalu


Harga Minyak Dunia Melonjak, Pertamina Klaim Hemat Biaya USD 2,2 Miliar

Selama tahun 2021, Pertamina berhasil melakukan optimalisasi biaya sebesar US$ 2,21 miliar.



1 hari lalu


Terpopuler Bisnis: Status DPO Sjamsul Dicabut, Harga Minyak Dunia Sulit Stabil

Berita terpopuler ekonomi bisnis sepanjang Sabtu 18 Juni 2022 dimulai Taipan Sjamsul Nursalim masih punya utang ke pemerintah



1 hari lalu


Garuda Siapkan Rencana Right Issue Usai Menang PKPU

PT Garuda Indonesia Tbk. (GIAA) memastikan untuk melakukan penerbitan saham baru lewat mekanisme rights issue tahap pertama



1 hari lalu


Modal Asing Keluar Rp 7,34 T Pekan Ketiga Juni, Bank Indonesia: SBN Terbanyak

Bank Indonesia (BI) mencatat aliran modal asing yang keluar dari pasar keuangan domestik pada minggu ketiga Juni 2022 mencapai Rp7,34 triliun.

Keyword : Lowongan Kerja Medan Terbaru