News  

Apakah Hukum Keluar Mani atau Sperma di Sengaja Dapat Membatalkan Puasa


Ada beberapa hal yang dapat membatalkan ibadah puasa. Misalnya makan minum yang disengaja, juga melakukan relasi seksual di siang hari. Lalu bagaimana dengan masturbasi apakah membatalkan puasa?

Menurut Jama Pediatrics, masturbasi ialah ketika seseorang merangsang alat kelaminnya untuk kesenangan seksual, yang mampu menyebabkan orgasme atau tidak.

Mirip yang dituturkan oleh Buya Yahya pada kanal YouTube Al-Bahjah TV, berikut penjelasan lengkapnya.

Kalau kita mengacu pada mahzab Imam Syafi’i, pada dasarnya mengeluarkan air mani secara sengaja, atau dalam hal ini melakukan rangsangan atau masturbasi pada ketika berpuasa itu hukumnya ialah dosa besar.

“Hukumnya mirip orang yang batal puasanya sebab makan,” ujar ulama yang bernama lengkap Yahya Zainul Ma’arif Jamzuri tersebut.

Hal ini sebab dalam pandangan fiqih pada mazhab Imam Syafi’i tidak mengenal kufarat, namun tetap wajib menjalankan qadla-nya.

“Kalau seorang istri sengaja melakukan rangsangan dengan tangannya sehingga suami mengeluarkan air mani di siang hari di bulan Ramadhan, maka sang suami batal puasanya dan sang istri dosa menolongnya,” terang Buya Yahya.

Melihat hal tersebut, perlu adanya pendapat menurut pandangan Islam untuk menentukan masturbasi apakah membatalkan puasa atau tidak.

Mengeluarkan air mani dengan sengaja, misalnya melakukan masturbasi. Namun, kalau tidak sengaja mirip mimpi hingga mengeluarkan mani, maka hal tersebut tidak membatalkan puasa

Menurut Ibnu Hajar Al-Haitami: “Istimna’ (masturbasi/onani) ialah mengeluarkan mani dengan cara selain jimak. Hukumnya haram kalau dikeluarkan dengan tangan sendiri. Mubah (boleh) kalau dengan tangan istrinya” (Tuhfatul Muhtaj 13/350, Asy-Syamilah).

Mengeluarkan sperma setiap hari acapkali dikaitkan dengan risiko kesehatan, mengalami kerontokan rambut, persoalan kesuburan, disfungsi ereksi, sampai menyebabkan hilangnya penglihatan atau kebutaan.

Apakah Sehat Mengeluarkan Sperma Setiap Hari?

Mengeluarkan sperma setiap hari tidak berbahaya sebab tubuh pria yang sehat akan memproduksi jutaan sperma setiap hari. Studi menawarkan bahwa diperlukan 74 hari untuk sperma rata-rata matang sepenuhnya. Selain itu, ejakulasi harian tidak menyebabkan tubuh kehabisan sperma.