7 Film yang Dicekal karena Alasan yang Kocak

Membuat film memang tidak bisa sembarangan, salah maksud malah disangka menyinggung seseorang atau bahkan sebuah negara. Ada beberapa film yang dicekal oleh sebuah negara karena adegannya yang terlalu ekstrem atau terlalu vulgar karena menampilkan adegan dewasa dan selipan adegan LGBT.

Hal seperti itu bisa menjadi alasan sebuah negara menolak kehadiran film. Namun, ada sejumlah film yang dicekal oleh sebuah negara dengan alasan yang cukup aneh. Malah bukan karena alasan-alasan di atas!

Film apa saja dan negara apa saja yang dimaksud? Yuk, simak lebih lengkapnya di bawah ini: 

1. Pirates of Caribean 2 ditolak China karena kebanyakan adegan mistis

China adalah salah satu negara yang ketat dalam soal perijinan film dari luar negaranya. Ada banyak film terkenal yang tidak boleh masuk negeri tirai bambu tersebut. Bahkan, otoritas lembaga perfilman di sana hanya membatasi 20 film luar China yang boleh diimpor ke negara dengan ibukota Beijing tersebut.

Nasib kurang mengenakkan dialami oleh film Pirates of Caribean 2 yang ditolak China karena dianggap terlalu banyak menampilkan adegan mistis dan berbau tahayul. Padahal, film itu cukup sukses dibanyak negara di seluruh dunia.

Berbagai adegan mistis seperti film Pirates of Caribean akan dicekal oleh lembaga sensor film China. Bagi para sineas dunia yang kerap memasukkan adegan mistis ke dalam film, siap-siap untuk mendengar kabar buruk karena filmnya bisa jadi bernasib sama dengan Pirates of Carribean 2. 

2 Wonder Woman ditolak Lebanon karena aktris utamanya Gal Gadot

Wonder Woman adalah salah satu film terbaik buatan DC. Mulai dari penyutradaraan hingga jalan ceritanya semua dirangkai dengan apik. Banyak kritikus film juga memberikan ulasan yang positif, mereka malah memberi kredit khusus untuk penampilan Gal Gadot yang memerankan karakter utama sebagai Wonder Woman.

Namun, prestasi dan pujian itu tidak menyilaukan bagi lembaga sensor film Lebanon. Mereka tak mengizinkan film itu dapat tayang di sana karena Wonder Woman dibintangi oleh Gal Gadot yang notabenenya adalah aktris asal Israel.

Saat film ini dirilis, situasi politik antara Lebanon dan Israel tengah memanas. Mereka tak mau kehadiran film ini membuat negara Lebanon terlihat lunak karena justru menampilkan seorang aktris dari negara musuh sebagai pahlawan super yang di elu-elukan

3. Film 2012 ditolak Korea Utara karena rilis bersamaan dengan ulang tahun ke-100 mantan Presiden

Sudah bukan rahasia umum lagi jika Korea Utara punya beragam aturan keras yang mengikat para warganya. Jangankan film, model rambutpun diatur oleh pemerintah.

Nah, ketika film 2012 tayang, seluruh dunia menyambutnya dengan riuh. Namun film ini tak bisa diputar di Korea Utara karena penayangan film itu bertepatan dengan tahun kelahiran Kim Il Sung yang ke 100. Kim adalah Presiden pertama Korea Utara. Pemerintah Korut tidak ingin ada fim tentang bencana di tahun spesial saat masyarakat Korea Utara tengah merayakan hari kelahiran pendiri Korut yang ke-100.

4. Shrek ditolak Israel karena jadikan penyanyi senior bahan candaan

Film Shrek adalah salah satu film buatan DreamWorks yang paling laris. Film ini nyaris berhasil di seluruh dunia. Sayangnya di Israel, film ini bernasib buruk. Ada satu adegan dalam film ini yang menampilkan adegan saat karakter keledai mengucapkan kata kebiri dengan menyebut nama David D Or.

David D’Or adalah seorang penyanyi senior asal Israel. Seperti merasa sedang diolok-olok, David tak terima dengan apa yang ada dalam adegan terebut. Dia pun menuntut penulis skenario dan meminta film itu tak diputar di Israel. Permintaanya pun diterima, Shrek tak jadi tayang di Israel

5. The Simpson ditolak Myanmar karena warna kuning identik dengan pemberontak

Kita tentu tahu jika dari dulu hingga kini, tone warna The Simpson selalu sama. Warna kulit Homer dan keluarganya memang kuning sejak dulu dan itu konsisten hingga kini. Nah, pada tahun 2007 ketika The Simpson difilmkan dan produksinya disebar ke seluruh dunia, film ini tak mendapat izin untuk tayang di Myanmar.

Alasannya karena tubuh mereka berwarna kuning dan kebetulan dalam film ada beberapa karakter yang menggunakan kaos merah. Warna kuning dan merah yang dipadukan jadi begitu sensitif di sana. Alhasil Film The Simpson tahun 2007 tak tayang di Myanmar karena tone warna kuning dan merah sangat identik dengan para pemberontak.

6. Barney ditolak Malaysia tanpa alasan

Beda dengan film-film sebelumnya, film Barney yang tayang di bioskop pada tahun 1998 justru di tolak di Malaysia tanpa ada alasan yang jelas dan rinci. Kita tahu jika Barney adalah film anak yang erat kaitannya dengan adegan-adegan edukasi. Namun hal tersebut tak membuat Malaysia membukakan pintu untuk Barney.

Lembaga sensor Negeri Jiran itu hanya menyatakan jika film tersebut kurang patut untuk anak kecil tanpa memberitahu kesalahan dan hal yang disebut tak patut. Film boneka dinosaurus itupun akhirnya tak jadi tayang di Malaysia. 

7. Christopher Robin ditolak China karena wajah Pooh mirip Presiden Xi Jin Ping

Terakhir, kita kembali ke China. Ada film Christopher Robin yang cukup sukses dipasaran namun ternyata tak boleh tayang di China. Alasannya cukup menggelitik. Orang-orang di China yang tak menyukai Presiden Xi Jin Ping kerap mengolok-oloknya karena wajahnya mirip dengan Winnie the Pooh.

Oleh karena itu, semua hal yang berbau Winnie the Pooh dilarang di China. Termasuk ketika film ini rilis. Kalau kamu punya rencana buat bepergian ke China, jangan sesekali bawa kaos atau tas bergambar Winnie the Pooh ya!

*** 

Nah itu tadi tujuh alasan aneh dan tak biasa sebuah negara mencekal film. Dari tujuh film di atas, mana yang menurut kamu alasannya paling kocak?

Keyword : Lowongan Kerja Medan Terbaru

Baca juga :   Lowongan Kerja SMA D3 S1 di Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia April 2022